Pelajaran dari Kisah Nabi Yusuf a.s dan Saudara-saudaranya (2)

MI Plus Mutiara Islam - MI Plus Islam Surabaya
MI Plus Mutiara Islam | Membangun Generasi Qurani Berprestasi
MI Plus Mutiara Islam Surabaya, telah memposting kembali kisah ini :

Akan tetapi karena Yusuf masih kecil dia lupa akan wasiat ayahnya ini sehingga ketika Yusuf duduk-duduk bersama mereka, dia memberitahukan mimpinya kepada saudara-saudaranya.
Oleh karena itu, Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita bahwa jika salah seorang diantara kita bermimpi hendaknya tidak menceritakan kecuali kepada orang yang kita cintai atau amanah.
Kini rasa dengki, benci dan iri pun berkobar pada hati saudara-saudara Yusuf. Mereka pun mulai mengatur strategi makar dan berbuat jahat kepadanya. Dan Nabi Yaqub a.s mengetahui bahwa saudara-saudara Yusuf telah mengetahui perihal mimpinya, maka dia sangat merasa was-was dan khawatir kalau-kalau mereka melakukan tindakan jahat terhadap Yusuf. Allah SWT berfirman “Sesungguhnya ada beberapa tanda-tanda kekuasaan Allah pada (kisah) Yusuf dan saudara-saudaranya bagi orang-orang yang bertanya. (yaitu) ketika mereka berkata “Sesungguhnya Yusuf dan saudara kandungnya(Bunyamin) lebih dicintai oleh bapak kita daripada kita sendiri, padahal kita(ini) adalah satu golongan (yang kuat). Sesungguhnya bapak kita adalah dalam kekeliruan yang nyata” (QS Yusuf ayat 7-8)
Di samping merasa iri dan cemburu kepada Yusuf karena mimpi tersebut, mereka juga semakin dengki dan benci kepada Yusuf manakala mereka melihat ayah mereka melebihkan Yusuf atas diri mereka. Nabi Yaqub a.s tampak lebih dekat, menyayangi dan menciumnya namun tidak atas diri mereka. Atas hal ini ada pelajaran dan peringatan yang dapat kita petik. Pertama, hendaknya para orang tua tidak melebihkan salah seorang anaknya atas yang lainnya, karena pada akhirnya jika Allah tidak menjaganya dari tindak kejahatan nasibnya akan sama seperti saudara-saudara Yusuf a.s. Ini merupakan satu hal yang tak terbantahkan.
Kedua, janganlah kita mudah tertipu dengan tindakan-tindakan yang bersifat lahiriyah, karena sebagian hati dan sanubari orang memendam perasaannya, sehingga dia akan menumpahkannya pada waktu dan kesempatan yang tepat. Saudara-saudara Yusuf telah membuat strategi makar yang belum pernah disaksikan oleh sejarah kepada saudara mereka sendiri. Sementara Yusuf hanyalah seorang anak yang masih kecil, berakal, bertaqwa dan wara`. Dan dia adalah putra dari salah seorang Nabi Allah. Akan tetap saudara-saudaranya sudah bertekad untuk menyembunyikan dan membunuhnya.
Allah SWT berfirman “(Saudara-saudara Yusuf berkata) `Bunuhlah Yusuf atau buanglah dia ke suatu daerah (yang tak dikenal) supaya perhatian bapakmu tertumpah kepadamu saja dan sesudah itu hendaklah kamu menjadi orang-orang yang baik” (QS Yusuf ayat 9)
Mengapa semua ini terjadi ? supaya perhatian bapakmu hanya tertumpah kepadamu saja. Dengan begitu bapakmu akan memperhatikanmu dan dia akan mencintai kamu. Dan setelah itu hendaklah kamu menjadi orang-orang yang baik. Lalu kamu bertobat dari kesalahanmu meminta ampunan kepada Allah sehingga Allah menerima tobat kamu semua.
Abdullah bin Abbas r.a berkata “Mereka berniat akan bertobat sebelum mereka melakukan dosa”. Allah SWT berfirman “Salah seorang di antara mereka(yaitu putra Yaqub yang paling besar) berkata “Janganlah kamu bunuh Yusuf, tetapi masukkanlah dia ke dasar sumur supaya dia dipungut oleh beberapa orang musafir, jika  kamu hendak berbuat” (QS Yusuf ayat 10).
Disamping karena saudara sulung Yusuf ini mempunyai rasa cemburu tersendiri terhadap saudaranya, rupanya dia juga menyadari bahwa pembunuhan adalah tindakan kejahatan yang sangat keji. Hal ini menjadikannya urung untuk membunuhnya. Dia berkata “Masukkanlah dia ke dasar sumur (yang dalam) jika kalian hendak melakukan perbuatan (jahat) itu “. Dan akhirnya ketika mereka berkumpul dan berdiskusi lagi akhirnya mereka semua setuju dengan usulan saudara mereka yang paling besar itu.

MI Plus Mutiara Islam Surabaya, telah memposting kembali kisah ini .
Bagikan ke teman :
  • Share to Facebook
  • Share to Twitter
  • Share to Google+
  • Share to Stumble Upon
  • Share to Evernote
  • Share to Blogger
  • Share to Email
  • Share to Yahoo Messenger
  • More...