An-Naazi'aat

MI Plus Mutiara Islam | Membangun Generasi Qurani Berprestasi
MI Plus Mutiara Islam | Membangun Generasi Qurani Berprestasi
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 1
waalnnaazi'aati gharqaan

 
1. Demi (malaikat-malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras,
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 2
waalnnaasyithaati nasythaan

 
2. dan (malaikat-malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan lemah-lembut,
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 3
waalssaabihaati sabhaan

 
3. dan (malaikat-malaikat) yang turun dari langit dengan cepat,
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 4
faalssaabiqaati sabqaan

4. dan (malaikat-malaikat) yang mendahului dengan kencang,
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 5
faalmudabbiraati amraan

 
5. dan (malaikat-malaikat) yang mengatur urusan (dunia)(1551).

[1551] Dalam ayat 1 s/d 5 Allah bersumpah dengan malaikat-malaikat yang bermacam-macam sifat dan urusannya, bahwa manusia akan dibangkitkan pada hari kiamat.Sebahagian ahli tafsir berpendapat, bahwa dalam ayat-ayat itu Allah bersumpah dengan bintang-bintang.
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 6
yawma tarjufu alrraajifatu

 
6. (Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama menggoncang alam,
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 7
tatba'uhaa alrraadifatu

 
7. tiupan pertama itu diiringi oleh tiupan kedua.
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 8
quluubun yawma-idzin waajifatun

 
8. Hati manusia pada waktu itu sangat takut,
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 9
abshaaruhaa khaasyi'atun

 
9. Pandangannya tunduk.
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 10
yaquuluuna a-innaa lamarduuduuna fii alhaafirati

 
10. (Orang-orang kafir) berkata: "Apakah sesungguhnya kami benar-benar dikembalikan kepada kehidupan semula(1552)?

[1552] Setelah orang-orang kafir mendengar adanya hari kebangkitan sesudah mati mereka merasa heran dan mengejek sebab menurut keyakinan mereka tidak ada hari kebangkitan itu. Itulah sebabnya mereka bertanya demikian itu.
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 11
a-idzaa kunnaa 'izhaaman nakhiratan

 
11. Apakah (akan dibangkitkan juga) apabila kami telah menjadi tulang belulang yang hancur lumat?"
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 12
qaaluu tilka idzan karratun khaasiratun

 
12. Mereka berkata: "Kalau demikian, itu adalah suatu pengembalian yang merugikan".
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 13
fa-innamaa hiya zajratun waahidatun

 
13. Sesungguhnya pengembalian itu hanyalah satu kali tiupan saja,
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 14
fa-idzaa hum bialssaahirati

 
14. maka dengan serta merta mereka hidup kembali di permukaan bumi.
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 15
hal ataaka hadiitsu muusaa

 
15. Sudah sampaikah kepadamu (ya Muhammad) kisah Musa.
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 16
idz naadaahu rabbuhu bialwaadi almuqaddasi thuwaan

 
16. Tatkala Tuhannya memanggilnya di lembah suci ialah Lembah Thuwa;
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 17
idzhab ilaa fir'awna innahu thaghaa

 
17. "Pergilah kamu kepada Fir'aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas,
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 18
faqul hal laka ilaa an tazakkaa

 
18. dan katakanlah (kepada Fir'aun): "Adakah keinginan bagimu untuk membersihkan diri (dari kesesatan)".
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 19
wa-ahdiyaka ilaa rabbika fatakhsyaa

 
19. Dan kamu akan kupimpin ke jalan Tuhanmu agar supaya kamu takut kepada-Nya?"
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 20
fa-araahu al-aayata alkubraa

 
20. Lalu Musa memperlihatkan kepadanya mu'jizat yang besar.
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 21
fakadzdzaba wa'ashaa

 
21. Tetapi Fir'aun mendustakan dan mendurhakai.
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 22
tsumma adbara yas'aa

 
22. Kemudian dia berpaling seraya berusaha menantang (Musa).
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 23
fahasyara fanaadaa

 
23. Maka dia mengumpulkan (pembesar-pembesarnya) lalu berseru memanggil kaumnya.
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 24
faqaala anaa rabbukumu al-a'laa

 
24. (Seraya) berkata:"Akulah tuhanmu yang paling tinggi".
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 25
fa-akhadzahu allaahu nakaala al-aakhirati waal-uulaa

 
25. Maka Allah mengazabnya dengan azab di akhirat dan azab di dunia.
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 26
inna fii dzaalika la'ibratan liman yakhsyaa

 
26. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang yang takut (kepada Tuhannya).
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 27
a-antum asyaddu khalqan ami alssamaau banaahaa

 
27. Apakah kamu lebih sulit penciptaanya ataukah langit? Allah telah membinanya,
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 28
rafa'a samkahaa fasawwaahaa

 
28. Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya,
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 29
wa-aghthasya laylahaa wa-akhraja dhuhaahaa

 
29. dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita, dan menjadikan siangnya terang benderang.
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 30
waal-ardha ba'da dzaalika dahaahaa

30. Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya.
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 31
akhraja minhaa maa-ahaa wamar'aahaa

 
31. Ia memancarkan daripadanya mata airnya, dan (menumbuhkan) tumbuh-tumbuhannya.
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 32
waaljibaala arsaahaa

 
32. Dan gunung-gunung dipancangkan-Nya dengan teguh,
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 33
mataa'an lakum wali-an'aamikum

 
33. (semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu.
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 34
fa-idzaa jaa-ati alththaammatu alkubraa

 
34. Maka apabila malapetaka yang sangat besar (hari kiamat) telah datang.
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 35
yawma yatadzakkaru al-insaanu maa sa'aa

 
35. Pada hari (ketika) manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya,
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 36
waburrizati aljahiimu liman yaraa

 
36. dan diperlihatkan neraka dengan jelas kepada setiap orang yang melihat.
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 37
fa-ammaa man thaghaa

 
37. Adapun orang yang melampaui batas,
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 38
waaatsara alhayaata alddunyaa

 
38. dan lebih mengutamakan kehidupan dunia,
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 39
fa-inna aljahiima hiya alma/waa

 
39. maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal(nya).
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 40
wa-amaa man khaafa maqaama rabbihi wanahaa alnnafsa 'ani alhawaa

 
40. Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya,
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 41
fa-inna aljannata hiya alma/waa

 
41. maka sesungguhnya syurgalah tempat tinggal(nya).
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 42
yas-aluunaka 'ani alssaa'ati ayyaana mursaahaa

 
42. (Orang-orang kafir) bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari kebangkitan, kapankah terjadinya?(1553)

[1553] Kata-kata ini mereka ucapkan adalah sebagai ejekan saja, bukan karena mereka percaya akan hari berbangkit.
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 43
fiima anta min dzikraahaa

 
43. Siapakah kamu (maka) dapat menyebutkan (waktunya)?
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 44
ilaa rabbika muntahaahaa

44. Kepada Tuhanmulah dikembalikan kesudahannya (ketentuan waktunya).
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 45
innamaa anta mundziru man yakhsyaahaa

 
45. Kamu hanyalah pemberi peringatan bagi siapa yang takut kepadanya (hari berbangkit)
surah / surat : An-Naazi'aat Ayat : 46
ka-annahum yawma yarawnahaa lam yalbatsuu illaa 'asyiyyatan aw dhuhaahaa

 
46. Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari(1554).

[1554] Karena hebatnya suasana hari berbangkit itu mereka merasa bahwa hidup di dunia adalah sebentar saja.
Bagikan ke teman :
  • Share to Facebook
  • Share to Twitter
  • Share to Google+
  • Share to Stumble Upon
  • Share to Evernote
  • Share to Blogger
  • Share to Email
  • Share to Yahoo Messenger
  • More...